Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang IT Network System Administrator yang diadakan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, merupakan ajang kemampuan yang menguji keahlian siswa dalam mengelola dan memelihara infrastruktur jaringan komputer serta sistem informasi. Kompetisi ini dirancang untuk mengidentifikasi keterampilan peserta dalam berbagai aspek mulai dari administrasi jaringan IT, konfigurasi jaringan, keamanan sistem, troubleshooting, pemeliharaan perangkat keras maupun perangkat lunak, serta pengelolaan server.

Lomba ini berlangsung selama dua hari, dimulai pada tanggal 26 hingga 27 Februari 2025. Dengan suasana yang kompetitif dan menantang, para peserta diuji dalam kemampuan analisis dan penyelesaian proyek terkait sistem jaringan dan layanan server. Keberhasilan lomba ini tidak hanya terletak pada penilaian teknis, tetapi juga pada semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh setiap peserta.

Bukan hanya Sekolah unggulan saja yang berpartisipasi tetapi juga seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Nganjuk turut berpartisipasi dalam event kali ini. Lomba ini menjadi salah satu bagian dari WorldSkill Competition, yang menunjukkan pentingnya keterampilan praktis dalam dunia kerja saat ini.

Dalam lomba kali ini, AXELBIT berperan sebagai salah satu juri dalam lomba tersebut, memberikan penilaian berdasarkan kriteria yang ketat. Tim juri terdiri dari para ahli di bidangnya yang memiliki pengalaman luas dalam industri IT. Penilaian dilakukan secara objektif untuk memastikan bahwa pemenang adalah mereka yang benar-benar menunjukkan kemampuan terbaik.

Lomba ini lebih dari sekadar kompetisi, lomba LKS ini juga berfungsi sebagai platform untuk pembelajaran dan pengembangan diri bagi siswa. Dengan mengikuti lomba ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi dengan profesional di bidang IT, memperluas jaringan mereka, dan mempersiapkan diri untuk tantangan di dunia kerja yang semakin canggih.

Dengan pelaksanaan LKS ini, diharapkan para siswa dapat terus mengembangkan keterampilan mereka dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Semangat kompetisi seperti inilah yang mendorong generasi muda untuk menjadi lebih inovatif dan kreatif dalam menghadapi tantangan di masa depan.